From : BanGka Post
POSBELITUNG/JONIARSYAH
ASHAR — Pasangan Asmulyati Azhar SSos-Harpan Effendi SH saling menjabat tangan di atas panggung kehormatan pada acara deklarasi pasangan Ashar sebagai Cabup-Cawabup Belitung pada Pemkada Kabupaten Belitung tahun 2008, di halaman Gedung Nasional Tanjungpandan, Sabtu (19/7). |
TANJUNGPANDAN, POS BELITUNG – Konvoi mobil dan sepeda motor para tukang ojek mewarnai deklarasi pasangan Asmulyati Azhar SSos-Harpan Effendi SH, Sabtu (19/7) kemarin. Di halaman Gedung Nasional Tanjungpandan, Asmulyati dan Harpan yang masing-masing mencalonkan diri sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Belitung pada Pemkada Kabupaten Belitung tahun 2008 secara resmi mendeklarasikan diri dengan sebutan pasangan Ashar.
Dua parpol berkoalisi untuk mengusung Ashar, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Belitung dan Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Belitung. Partai Persatuan Daerah (PPD) Kabupaten Belitung turut memberikan dukungan terhadap pasangan ini.
Sejumlah pengurus partai politik diundang untuk hadir pada deklarasi pasangan Ashar ini, termasuk yang mengusung pasangan tokoh lain pada pemkada. Di antara yang hadir di Genas yakni pengurus DPP PPP Pusat Muhamad Arwani Thomafi, mantan anggota DPR RI Joko Edhie Abdurachman SH, Wa kil Sekretaris DPW PAN Provinsi Babel Harjono, Ketua PPP Kabupaten Belitung Rusli Yasin, Ketua PAN Kabupaten Belitung H Muchtar Rasyid, Ketua Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) Kabupaten Belitung Mustar Daeng Naba, Wakil Ketua Partai Golkar Kabupaten Belitung H Thabrani Husin, Ketua DPD PPD Kabupaten Belitung H Seraie Sulaiman, serta undangan lainnya.
Tim pendukung Ashar memilih waktu siang hari dan pelataran Gedung Nasional sebagai tempat mendeklarasikan duet Asmulyati-Harpan. Keduanya diantar melalui sejumlah ruas jalan di Kota Tanjungpandan menuju Genas oleh iring-iringan belasan kendaraan roda empat serta para tukang ojek. Pada waktu konvoi, Asmulyati-Harpan berdiri di atas sebuah mobil pick up yang berada di posisi terdepan. Mobil ini juga ditumpangi sejumlah seniman hadra yang terus membunyikan alat-alat seni tabuh tersebut dalam perjalanan.
Di halaman Genas, pengurus koalisi PPP dan PAN menyambut kedatangan konvoi. Selanjutnya Asmulyati dan Harpan dipersilahkan duduk di panggung kehormatan. Dalam rangkaian acara, pengurus Koalisi Parpol PPP dan PAN membacakan keputusan tentang pengusungan pasangan balon Ashar pada Pemkada Kabupaten Belitung.
Pengurus DPP PPP Pusat M Arwani Thomafi, mewakil Ketua Umum DPP PPP, dalam kata sambutannya menyatakan deklarasi pasangan Ashar merupakan langkah awal untuk mewujudkan keinginan masyarakat Kabupaten Belitung dalam merealisasikan kesejahteraan yang diidamkan.
Oleh karena itu, Arwani mengimbau pasangan Ashar harus mampu membaca, memaknai dan merealisasi keinginan masyarakat agar harapan besar berupa kesejahteraan dapat terwujud secara nyata.
“Kami berharap pasangan Ashar yang berlatarbelakang praktisi sosial dan hukum, dapat menyelesaikan permasalahan sosial dan penegakan hukum yang konsisten di daerah,” kata Arwani.
Wakil Sekretaris DPW PAN Provinsi Babel Harjono dalam kata sambutannya mengingatkan untuk bisa menang dalam kompetisi politik pemkada maka pasangan balon harus memiliki empat ‘Kartu As’ yang dapat menjadi penentu kemenangan tersebut.
Harjono menilai pasangan Ashar sudah memiliki empat ‘Kartu As’ itu, yaitu kesediaan Asmulyati Azhar SSos menjadi calon bupati, bekerja keras dalam menghadapi pasangan lain, cerdas dalam mengusung figur pemkada serta memiliki keikhlasan dalam pengabdian.
“Tanpa adanya rasa ikhlas, pasangan balon tidak bakal bisa mencapai tujuan yang diinginkan dalam membangun Kabupaten Belitung, sesuai dengan keinginan rakyat. Karena itu pasangan Ashar harus mempertahankan empat “Kartu As” yang dimilikinya tersebut,” kata Harjono.
Pada saat melakukan orasi politik di hadapan publik yang hadir di pelayaran Genas, Asmulyati didampingi Harpan di sebelahnya memaparkan sejumlah langkah strategis yang akan diterapkan dalam melaksanakan pembangunan di daerah, jika mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin Kabupaten Belitung.
Asmulyati menyatakan bakal mengoptimalkan potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam untuk memajukan ekonomi dan pendapatan daerah.
Ia berjanji bakal meningkatkan produksi pertanian, perikanan, peternakan dan perkebunan, serta membangun sejumlah industri potensial, inventarisasi pembangunan pertambangan, meningkatan penyediaan fasilitas perhubungan antar provinsi, daerah, kecamatan dan desa, meningkatkan volume perdagangan dan penyediaan bahan pokok, memperluas dan melakukan pemerataan kesempatan kerja, memperhatikan peningkatan pembangunan desa, pendidikan agama, kejuruan serta peningkatan sarana dan mutu pendidikan.
“Kami juga bakal meningkatkan sejumlah kebijakan dan sejumlah langkah untuk menanggulangi masalah-masalah korupsi, penyalahgunaan wewenang, kebocoran-kebocoran APBD, pemborosan kekayaan dan keuangan daerah, pungutan liar, serta berbagai bentuk penyelewengan lainnya yang dapat menghambat pembangunan di daerah,” tegas Asmulyati.
Asmulyati yang merupakan satu-satunya tokoh perempuan yang mengikuti Pemkada Kabupaten Belitung juga menyatakan akan memberi peluang secara luas terhadap upaya pemberdayaan perempuan untuk memberi sumbangsih terhadap kemajuan Kabupaten Belitung di segala sektor pembangunan. (sya)